Selasa, 04 November 2014



 Hakekat Filsafat Administrasi yang dihubungkan dengan teori X, Y, Z dan teori favorit


Pada hakekatnya filsafat administrasi mengarahkan pada suatu kegiatan secara terus menerus untuk menuju tercapainya suatu tujuan bersama serta mampu untuk mengendalikan sumber daya beserta tindakan pemanfaatannya  yang sesuai dengan peraturan-peraturan dan rencana yang telah ditentukan.Untuk menyusun rencana agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan maka dibuatlah kelompok-kelompok yang saling bekerja sama atau yang biasa disebut organisasi, dimana didalam organisasi tersebut terdiri dari pemimpin dan staf-stafnya. Dalam mencapai tujuan administrasi seorang pemimpin dihadapkan pada berbagai masalah, contohnya seperti : tingkah laku karyawan yang malas,tidak teliti,tidak produktif dan tidak jujur dalam bekerja sehingga dapat menghambat tujuan tersebut.
Melihat banyaknya permasalahan yang timbul seorang pemimpin dituntut untuk bisa menyelesaikan semua permasalahan dengan kemampuan yang dimilikinya. Seorang pemimpin diharapkan mampu menyusun strategi dan mengambil keputusan dengan bijak sehingga permasalahan dapat terselesaikan dengan baik. Untuk menanggapai adanya masalah ataupun penyakit dalam administrasi tersebut, seorang peminpin harus mampu menerapkan gaya kepemimpinan sesuai dengan situasi dan kondisi, dimana terdapat tiga gaya kepemimpinan yaitu otoriter,demokratis dan liberal. Gaya otoriter yaitu pada intinya bersifat satu arah, adanya sangsi, dan bersifat memaksa, gaya demokratis yaitu setiap mengabil keputusan seorang pemimpin melibatkan bawahan bersifat musawarah, gaya liberal yaitu  bersifat bebas, pemimpin cenderung melimpahkan wewenang sepenuhnya kepada bawahan, keputusan lebih banyak dibuat oleh bawahan.
Ada tiga teori yang menggambarkan karakter yang dimilki seorang manusia yaitu teori x , y , dan z. Penjelasannya sebagai berikut :
Teori x
Di dalam suatu organisasi para pekerja pada umumnya berusaha bekerja sedikit mungkin, mereka tidak mempunyai ambisi untuk maju, tidak memiliki gairah untuk menemukan cara kerja yang lebih baik, mereka pada umumnya kurang pandai, bekerja secara pasif, senang menghasut, senang menipu diri sendiri, para pekerja melakukan pekerjaan dengan mengutamakan imbalan materi, bekerja hanya berdasarkan perintah, tidak pernah dapat mengemukakan gagasan baru, sering tidak masuk kerja dengan berbagai  alasan  yang  dicari-cari,  senang memberikan laporan  yang  tidak sesuai dengan kenyataan.


Maka pengarahan  yang  seharusnya dilakukan adalah bersifatkeras, hukuman banyak dilakukan terhadap pelanggaran,  pengontrolan harus dilakukan secara ketat, dilakukan cara memimpin  yang  otoriter, sentralistis, tindakan tegas. Hanya dengan jalan ini organisasi dapat berjalan kearah pencapaian tujuan walaupun dengan susah payah.

Teori Y

Di dalam organisasi para pekerja pada umumnya senang bekerja, mereka merasakan kerjas ebagai hobi, bekerja dengan penuh keaktifan , rasa tanggung jawab yang besar, rajin disiplin , penuh  rasa pengabdian, ada  gairah untuk maju, selalu berusaha menemukan cara kerja yang lebih baik, banyak gagasan baru dianjukan, para pekerja lebih senang mengarahkan diri sendiri, mengontrol diri sendiri, sehingga pengarahan yang dilakukan lebih bersifat mengikuti, pengontrolan longgar, cara memimpin demokratis , banyak pelimpahan wewenang, banyak mengikut sertakan bawahan dalam mengambil keputusan.

Teori Z
Pola umum masa jabatan yang panjang, berulang kali tegas melakukan pemeriksaan, keseimbangan antara pemakaian system informasi manejemen modern,  formal, menejemen berdasarkan sasaran, serta teknik kuantitatif lainnya dan penilaian pokok personal didasarkan pengalaman, dan tidak hanya data relevan yang dengan segera
Output dari kopetensi ini mencetak seorang Leader yang senantiasa harus bisa menghadapi semua masalah yang ada dalam suatu organisasi tersebut.  Selain itu perlu melakukan pengarahan yang dilakukan lebih bersifat memotivasi, pengontrolan, pengawasan, cara memimpin demokratis, banyak mengikut sertakan bawahan dalam mengambil keputusan.



.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar